KabarLiputan.id, ACEH TIMUR – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh Timur, Fattah Fikri, menghadiri agenda penyerahan bantuan nasional pascabencana yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, dan diterima oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) di Gedung Bantuan, Desa Paya Gaboh, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Senin (12/1/2026).

Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, menegaskan bahwa PMI akan selalu hadir di setiap fase kebencanaan, tidak hanya pada masa tanggap darurat, tetapi juga hingga tahap pemulihan masyarakat.
“PMI hadir untuk membantu tanpa membeda-bedakan. Dalam situasi pascabencana, yang paling penting adalah kecepatan, ketepatan, dan kebersamaan antara PMI pusat, PMI daerah, serta pemerintah daerah agar masyarakat dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik,” tegas Jusuf Kalla.
Agenda penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari respons kemanusiaan PMI yang berkelanjutan dan terkoordinasi. Bantuan yang disalurkan meliputi alat berat, perlengkapan kebersihan, serta bantuan pangan dalam jumlah besar guna mendukung proses pemulihan wilayah terdampak bencana.
Di sela-sela kegiatan tersebut, Ketua PMI Aceh Timur, Fattah Fikri, menemui dan menyampaikan sejumlah usulan strategis kepada Ketua Umum PMI Pusat, di antaranya pembangunan Unit Donor Darah (UDD) di Aceh Timur, penguatan fasilitas mobilisasi operasional, serta dukungan perangkat komputer guna menunjang sistem pelayanan dan administrasi PMI di daerah.
Fattah Fikri menegaskan bahwa pertemuan langsung dengan Ketua Umum PMI menjadi momentum penting untuk memperkuat arah dan semangat perjuangan kemanusiaan di tingkat daerah.
“Pertemuan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi peneguh komitmen kemanusiaan. PMI Aceh Timur siap menjalankan amanah dan memastikan bantuan nasional ini benar-benar sampai serta dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terdampak pascabencana,” ujar Fattah Fikri.
Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam atas kepemimpinan dan keteladanan Ketua Umum PMI yang dinilai terus menginspirasi jajaran PMI hingga ke daerah.
“Arahan dan keteladanan Bapak Jusuf Kalla menjadi energi moral bagi kami di daerah. Kepemimpinan beliau mengajarkan bahwa kemanusiaan harus dijalankan dengan keberanian, keikhlasan, dan kerja nyata di lapangan. PMI Aceh Timur siap melanjutkan nilai-nilai tersebut dalam setiap aksi kemanusiaan,” ungkapnya.
Melalui sinergi antara PMI Pusat, PMI Provinsi, PMI Kabupaten/Kota, serta pemerintah daerah, PMI Aceh Timur terus meneguhkan perannya sebagai garda “At the forefront” dalam pelayanan kemanusiaan dan pemulihan pascabencana.(*)
