KabarLiputan.id, ACEH TIMUR – Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83 WPS Sindikat II menggelar kegiatan trauma healing bagi siswa di SMA Negeri 1 Idi, Rabu (25/02/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat di wilayah hukum Polres Aceh Timur.
Program trauma healing difokuskan pada pemulihan psikologis siswa melalui dukungan emosional, teknik relaksasi, serta terapi terstruktur untuk membantu mengatasi ketakutan pascatrauma. Para mahasiswa memberikan ruang aman bagi siswa untuk bercerita dan mengekspresikan perasaan mereka.
Selain sesi dialog interaktif, kegiatan juga diisi dengan aktivitas menyenangkan yang dirancang untuk mengembalikan rasa percaya diri dan keceriaan siswa. Pendekatan tersebut dilakukan secara persuasif dan komunikatif agar siswa merasa nyaman dan tidak tertekan.
Perwakilan mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83 WPS Sindikat II, AKP Ananda Ajeng, S.Tr.K. mengatakan, kegiatan tersebut dirancang untuk membangun kembali rasa percaya diri dan semangat belajar para siswa. “Kami ingin adik-adik di SMA Negeri 1 Idi merasa didengar dan didampingi. Melalui kegiatan ini, kami berharap mereka dapat kembali ceria dan fokus meraih cita-cita,” ujarnya.
Hal senada disampaikan mahasiswa lainnya, Iptu Ade Afni, S.Tr.K. menurutnya, kehadiran mahasiswa tidak hanya sebagai bagian dari program akademik, tetapi juga sebagai wujud kepedulian Polri terhadap kondisi psikologis generasi muda di daerah.
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Idi, Yusmiana, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai dukungan moral dan pendampingan yang diberikan sangat membantu siswa dalam memulihkan semangat belajar serta memperkuat ketahanan mental mereka.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83 WPS Sindikat II berharap terjalin sinergi berkelanjutan antara institusi pendidikan dan kepolisian dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan psikologis siswa. (Lintang Damar).
