KabarLiputan.id, ACEH TIMUR –
Kepala Korwil Dinas Pendidikan Wilayah Ranto Peureulak, Armia SPd, MM, didampingi Muspika setempat, melepas kegiatan Karnaval dan Gerak Jalan Indah, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (18/8/2025).
Kepala Korwil Dinas Pendidikan Wilayah Ranto Peureulak, Armia SPd, MM, mengatakan pelaksanaan Karnaval dan Gerak Jalan Indah hari kedua ini diikuti ratusan murid dari 9 sekolah tingkat SD/MI, dan 11 sekolah tingkat TK/RA/PAUD dalam wilayah Kecamatan Ranto Peureulak.
Sementara Senin kemarin, Karnaval dan Gerak Jalan Indah, diikuti ratusan siswa-siswi/ pelajar tingkat SMP / SMA sederajat dalam wilayah Kecamatan Ranto Peureulak.
Armia, mengatakan peserta Karnaval tingkat SD/ MI hari ini dilepas start mulai dari halaman MAN 3 Aceh Timur, menuju finish di lapangan sepakbola Gampong Pertamina.







Peserta karnaval sangat antusias. Pada barisan depan diisi oleh tim drumband yang dikawal langsung oleh guru pendamping dari sekolah masing-masing.
Pada bagian depan dikawal langsung oleh mobil patroli Polsek Ranto Peureulak, dan personel Koramil setempat.
Pawai karnaval sangat meriah disaksikan ribuan masyarakat. Peserta pawai mengenakkan aneka ragam pakaian adat, busana yang penuh kreasi dan kreativitas mencerminkan kayanya adat budaya dan kesenian Nusantara Indonesia.
Kreasi ini mencerminkan kayanya adat dan budaya masyarakat Indonesia.
Sementara peserta pawai tingkat TK/RA dilepas dari depan SDN 3 Ranto Peureulak, berputar mengelilingi lapangan sepakbola Desa Pertamina.
Armia mengatakan pemenang dalam karnaval dan Gerak Jalan Indah ini diberikan tropi dan hadiah uang pembinaan.
“Acara berjalan sukses dan lancar. Kita ucapkan terimakasih atas dukungan dan kerjasama semua sekolah dan guru yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Terimakasih kepada Muspika, dan segenap tokoh dan lapisan masyarakat Ranto Peureulak. Semoga even yang sama dapat kita laksanakan lagi tahun depan untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air kita terhadap NKRI,” ungkap Armia. (syeh maulana)