KabarLiputan id, ACEH TIMUR – Muspika Peunaron, memasang papan himbauan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan terutama di aliran sungai Peureulak. Peunaron, merupakan bagian hulu Sungai Peureulak.
Camat Peunaron, H Muhammad Ishak didampingi Polsek dan Koramil memasang papan himbauan itu di sejumlah tempat baik di pinggir ruas jalan Peureulak – Lokop, maupun di pinggir sungai Peureulak, Rabu (23/7/2025).
“Kita himbau masyarakat tidak membuang sampah ke sungai. Sungai bukan tong sampah, tapi sampah buang pada tempat yang sudah ditentukan,” ungkap Muhammad Ishak Camat Peunaron.
Pantauan media di lapangan seperti lintasan gunung putus, erdapat tumpukan sampah baik dipinggir jalan, maupun pinggir sungai Peureulak, sehingga menimbulkan bau tak sedap.
“Sampah ini sangat mencemari lingkungan, mencemari daerah aliran sungai Peureulak, dan menimbulkan bau tak sedap sehingga kita pasang papan himbauan ini sebagai edukasi kepada masyarakat agar menjaga kelestarian lingkungan,” ungkap Ishak.
Untuk diketahui Sungai Peureulak yang berhulu di Serbajadi Lokop dan Peunaron merupakan sumber air yang digunakan sebagai kebutuhan air bersih bagi puluhan ribu jiwa manusia, selain itu sungai Pereulak juga mengairi ratusan hetar sawah warga di pesisir, keberadaan sungai Pereulak bukan hanya sebagai sumber air tetapi memiliki nilai religi di masa lalu. (Ardi)