KabarLiputan.id, ACEH TIMUR – Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, denyut halaman Kantor Camat Peureulak, Aceh Timur, terasa berbeda, Minggu (16/02/2026) pagi, sejak pukul 10.00 WIB, warga berdatangan membawa harapan sederhana: beras yang lebih terjangkau, minyak goreng yang tak lagi melonjak, dan gula yang tak menggerus isi dompet. Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menggelar pasar murah, sebuah ikhtiar meredam gejolak harga menjelang bulan puasa tahun ini.
Kegiatan ini dimotori Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Aceh bekerja sama dengan Bulog Sub Divre Langsa serta Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Aceh Timur. Tema yang diusung lugas: Ringankan Beban Warga, Pemerintah Aceh Gelar Pasar Murah untuk Menjaga Daya Beli & Stabilitasi Harga Menjelang Bulan Ramadhan 1447 H.
Di bawah tenda-tenda sederhana, komoditas pokok ditata rapi. Beras premium merek Doraemon kemasan 10 kilogram dilepas Rp. 110.000 per sak. Minyak goreng Bimoli kemasan 2 (dua) liter dijual Rp. 33.000. Gula pasir Sugaro kemasan 1 (satu) kilogram Rp. 13.500. Telur ayam per papan Rp. 38.500. Harga-harga itu di bawah rata – rata pasar menjadi magnet bagi warga yang belakangan di tengah fluktuasi kebutuhan pokok.
Kapolsek Peureulak, Polres Aceh Timur, Polda Aceh, AKP Muslim Siregar, S.H., yang memantau langsung jalannya kegiatan mengatakan, “Kami memastikan pengamanan dan ketertiban selama pasar murah berlangsung. Alhamdulillah, kegiatan berjalan aman dan tertib,” ujarnya. (Lintang Damar).
