Tajul juga menjelaskan bahwa saat ini Pemkab Aceh Timur sedang dalam proses efisiensi dan pergeseran anggaran sebagai bagian dari penyesuaian fiskal tahun berjalan.
Sebagai catatan, Tajul menyebutkan bahwa kinerja DKPLUH pada tahun 2024 cukup baik, dengan realisasi fisik dan keuangan mencapai 98,78 persen, serta memperoleh nilai SAKIP B dari pemerintah pusat. “Nilai itu menunjukkan kami mampu merencanakan, mengelola, dan melaksanakan program secara efektif,” tambahnya.
Lebih lanjut, Tajul menyampaikan harapannya agar kondisi keuangan daerah dapat membaik pada tahun 2026, sehingga sub kegiatan operasional BPP yang selama ini sangat penting dalam mendukung kerja penyuluh pertanian dapat direncanakan secara lebih baik dan berkesinambungan. Dana operasional BPP sangat penting untuk mendukung para penyuluh pertanian yang bekerja langsung membantu petani. Dukungan operasional yang cukup akan berdampak pada meningkatnya produktivitas dan kesejahteraan petani di Aceh Timur.
Tajul Hidayat, S.S., M.H., juga mengimbau semua pihak untuk memastikan keakuratan informasi sebelum menyampaikan ke publik, guna menghindari kesalahpahaman di masyarakat.